Topologi Jaringan Komputer: Pengertian, Jenis, dll (Lengkap)

 Admin |  Update 9 May 2017 |   0 Comment
topologi jaringan komputer

Topologi jaringan adalah tata letak jaringan dan bagaimana node yang berbeda dalam sebuah jaringan saling terhubung satu sama lain dan bagaimana mereka berkomunikasi. Topologi dapat berupa bentuk fisik (tata letak fisik perangkat pada jaringan) atau logis (cara sinyal bertindak pada media jaringan atau cara data melewati jaringan dari satu perangkat ke perangkat berikutnya).

Jenis-Jenis Topologi Jaringan

Secara umum, topologi jaringan dibagi menjadi 7, yaitu point to point, bus, star, ring, mesh, tree dan hybrid. Berikut penjelasannya.

1. Topologi Point to Point

topologi jaringan, topologi point to point

Topologi Point to Point adalah yang paling sederhana dari semua topologi jaringan. Jaringan terdiri dari hubungan langsung antara dua komputer. Topologi ini lebih cepat dan lebih dapat diandalkan dibandingkan dengan jenis topologi lainnya karena terhubung langsung.

Adapun kelemahan topologi point to point adalah karena hanya bisa digunakan untuk area yang kecil dimana komputer saling berdekatan.

2. Topologi Bus

topologi jaringan, topologi bus

Topologi Bus menggunakan satu kabel utama dimana semua node dibubungkan secara langsung. Kabel utama bertindak sebagai backbone untuk jaringan. Salah satu komputer pada jaringan biasanya bertindak sebagai komputer server. Kelebihan topologi bus adalah bahwa mudah untuk menghubungkan komputer atau perangkat peripheral ke jaringan. Selain itu, kabel yang dibutuhkan relatif sedikit sehingga akan mengurangi biaya pemasangan.

Kelemahan topologi bus adalah jika kabel utama (backbone) rusak, maka seluruh jaringna akan mati/lumpuh. jaringan jenis ini juga sulit untuk melakukan troubleshooting. Karena alasan-alasan ini, topologi bus tidak digunakan untuk jaringan besar, seperti jaringan yang mencakup seluruh bangunan.

3. Topologi Star

topologi jaringan, topologi star

Pada topologi Star, setiap komputer terhubung ke hub pusat menggunakan koneksi point to point. Hub pusat dapat berupa komputer server yang mengelola jaringan, atau dapat berupa perangkat yang lebih sederhana yang hanya berperan sebagai penghubung antara komputer melalui jaringan.

Topologi star sangat populer karena biaya pemasangannya yang rendah. Dan juga mudah untuk menambahkan node baru ke dalam jaringan. Selain itu, jaringan juga cukup kuat, dalam arti jika salah satu koneksi antara komputer dan hub gagal, koneksi lain akan tetap berjalan dengan baik, namun jika hub pusat gagal, maka seluruh jaringan akan mati/lumpuh.

4. Topologi Ring

topologi jaringan, topologi ring

Pada jaringan jenis topologi Ring, komputer pada jaringan dihubungkan dalam bentuk melingkar, dan data dikirim dalam satu arah. Setiap komputer terhubung langsung ke komputer yang ada disampingnya, membentuk jalur tunggal agar sinyal dapat melalui jaringan. Jaringan jenis ini mudah untuk dipasang dan dikelola.

Jika ada masalah pada jaringan, akan mudah untuk menentukan koneksi mana yang rusak. Topologi ring juga baik untuk menangani lalu lintas dengan volume yang tinggi dalam jarak jauh karena setiap komputer dapat bertindak sebagai penguat sinyal. Pada sisi negatifnya, menambahkan komputer pada jaringan jenis ini lebih rumit, dan jika salah satu komputer yang rusak, maka seluruh jaringan akan mati/lumpuh.

5. Topologi Mesh

topologi jaringan, topologi mesh

Pada jaringan jenis topologi Mesh, setiap node memiliki koneksi point to point langsung ke setiap node lain. Karena semuanya koneksi langsung, maka jaringan dapat menangani traffic dengan volume yang tinggi. Tipologi mesh juga kuat karena jika salah satu koneksi gagal, koneksi lain akan tetap berjalan dengan baik. Keamanan jaringan juga tinggi karena data dikirim melalui koneksi khusus.

Topologi mesh membutuhkan kabel yang banyak sehingga membutuhkan biaya yang mahal. Juga banyak koneksi yang mubazir karena ada beberapa jalur yang berbeda untuk data untuk melintas dari satu node ke node yang lain.

6. Topologi Tree

topologi jaringan, topologi tree

Topologi Tree menggabungkan beberapa topologi star dan bus. Perangkat Hub setiap topologi star dihubungkan ke bus. setiap hub seperti akar dari sebuah pohon (tree) perangkat. Topologi Tree memberikan fleksibilitas yang besar untuk memperluas dan memodifikasi jaringan.

7. Topologi Hybrid

topologi jaringan, topologi hybrid

Topologi Hybrid menggunakan gabungan dari dua atau lebih topologi. Jaringan hybrid memberi banyak fleksibilitas, dan hasilnya, topologi ini menjadi jenis topologi jaringan yang paling banyak digunakan. Contoh umum adalah jaringan star ring dan jaringan star bus. Adapun contoh spesifik dari penerapan jaringan star bus adalah topologi tree.

KESIMPULAN

Topologi merupakan bagian penting dari teori desain jaringan. Anda mungkin dapat membangun jaringan komputer berskala kecil seperti jaringan untuk rumah atau usaha kecil, tanpa memahami perbedaan antara desain topologi bus dan topologi star.

Akan tetapi, memahami topologi jaringan akan memberi Anda pemahaman yang lebih baik tentang konsep jaringan yang penting, seperti cara mengimplementasikan hub, broadcast, dan router dengan benar dan efisien pada jaringan.


Share artikel ini dengan teman-teman Anda.


Artikel Terkait


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.