Manfaat Jahe Bagi Kesehatan Yang Telah Terbukti Melalui Sejarah

 zhuL  October 10, 2022  0
Manfaat Jahe Bagi Kesehatan Yang Telah Terbukti Melalui Sejarah

Tidak diragukan lagi jika manfaat jahe bagi kesehatan sangat menakjubkan, Jahe memiliki sejarah yang panjang dalam penggunaanya untuk mengatasi masalah pencernaan seperti mual, kehilangan nafsu makan, mabuk kendaraan dan nyeri.

Jahe adalah bagian dari keluarga Zingiberaceae, bersama dengan kapulaga dan kunyit. Akar atau batang yang ada dibawah tanah (rimpang) tanaman jahe dapat dikonsumsi dalam bentuk segar, bubuk, dikeringkan sebagai bumbu, dijadikan minyak atau jus. Jahe umumnya diproduksi di Indonesia, India, Jamaika, Fiji dan Australia.

Jahe telah terkenal selama ribuan tahun di berbagai daerah di seluruh dunia. Jahe “disebutkan” dalam bahasa Cina kuno, India dan tulisan-tulisan Timur Tengah, dan juga telah lama dianggap sebagai tanaman berharga karena khasiat aromatik, kuliner dan obat yang dimilikinya. Hal ini merupakan bukti yang kuat bahwa manfaat jahe sangat menakjubkan bagi kesehatan.

Dalam pengobatan herbal, jahe dianggap sebagai karminatif yang sangat baik (zat yang mendorong pembersihan gas usus) dan spasmolitik usus (zat yang melonggarkan dan menenangkan saluran usus). Penelitian ilmiah modern telah mengungkapkan bahwa jahe memiliki berbagai manfaat pengobatan termasuk pengaruh antioksidan, kemampuan untuk menghambat pembentukan senyawa inflamasi (radang), dan pengaruh anti-inflamasi langsung.

Nilai Gizi Jahe

100 g jahe mengandung 17.77 g karbohidrat, 2 g serat pangan, 1.82 g protein, 1.7 g gula, 13 mg sodium, 0.16 mg vitamin B6, 16 mg kalsium, 0.6 mg zat besi, 5 mg vitamin C, 415 mg kalium, 43 mg magnesium, 34 mg fosfor, 0.34 mg seng, 11 mcg folat, 0.034 mg riboflavin dan 0.75 mg niacin.

Manfaat Jahe bagi Kesehatan

Mengkonsumsi semua jenis buah-buahan dan sayur-sayuran dipercaya dapat menurunan resiko berbagai gangguan kesehatan. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa meningkatkan konsumsi makanan nabati seperti jahe dapat menurunkan resiko obesitas, diabetes, penyakit jantung dan juga meningkatkan kesehatan kulit dan rambut, energi dan menurunkan berat badan.

Berikut beberapa manfaat jahe bagi kesehatan yang telah diketahui melalui ilmu pengetahuan modern.

1. Mengobati Gangguan Pencernaan bahkan yang Kronis

Senyawa fenolik pada jahe diketahui bermanfaat dalam membantu meringankan iritasi saluran pencernaan, merangsang produksi air liur dan empedu, dan menekan kontraksi lambung dan pergerakan makanan dan cairan melalui saluran pencernaan.

Gangguan pencernaan kronis (dispepsia) ditandai dengan timbulnya rasa nyeri dan tidak nyaman di bagian atas lambung dan diyakini bahwa lambatnya pengosongan lambung merupakan pemicu utamanya.

Menariknya, jahe telah terbukti dapat mempercepat pengosongan lambung pada orang yang mengalami kondisi ini. Setelah mengonsumsi sup, jahe dapat mengurangi waktu yang dibutuhkan dalam pengosongan lambung dari 16 hingga 12 menit.

Dalam sebuah penelitian yang melibatkan 24 orang sehat untuk menguji manfaat jahe dalam mengobati gangguan pencernaan, penelitian ini menujukkan bahwa mengkonsumsi 1.2 gram bubuk jahe sebelum makan dapat mempercepat pangosongan lambung hingga 50%.

2. Mengurangi Rasa Nyeri

Manfaat jahe dalam mengurangi rasa nyeri. Sebuah penelitian yang melibatkan 74 relawan yang dilakukan di University of Georgia menemukan bahwa mengkonsumsi jahe setiap hari dapat mengurangi nyeri otot akibat olahraga sebesar 25%.

Jahe juga diketahui dapat mengurangi gejala dysmenorrhea (nyeri pada daerah panggul akibat menstruasi pada wanita). Dalam sebuah penelitian, 83% wanita yang menggunakan kapsul jahe dilaporkan mengalami kemajuan dalam gejala nyeri dibandingkan dengan 47% dari mereka yang menggunakan plasebo.

3. Mengatasi Peradangan

Jika membahas tentang manfaat jahe dalam mengatasi peradangan, tanaman ini telah digunakan selama berabad-abad untuk mengurangi peradangan dan mengobati berbagai kondisi peradangan.

Sebuah penelitian yang diterbitkan pada Cancer Prevention Research journal menemukan bahwa suplemen jahe yang diberikan kepada para peserta relawan dapat mengurangi tanda peradangan dalam usus dalam waktu satu bulan.

Peneliti dalam penelitian tersebut menjelaskan bahwa dengan mengurangi peradangan, resiko kanker usus besar juga cenderung menurun. Jahe juga menjanjikan dalam uji klinis untuk mengobati peradangan yang terkait dengan osteoarthritis (radang sendi).

4. Menjaga Tubuh Tetap Hangat

Saat cuaca dingin, minum teh jahe merupakan salah satu cara terbaik untuk menjaga tubuh tetap hangat. Teh jahe bermanfaat dalam menghangatkan tubuh anda dari dalam.

5. Menurunkan Gula Darah dan Mengurangi resiko Penyakit Jantung

Bidang penelitian ini terbilang baru, namun jahe diduga memiliki kandungan anti-diabetes yang kuat.

Dalam penelitian terbaru pada tahun 2015 yang melibatkan 41 peserta yang menderita diabetes tipe 2, dengan mengkonsumsi 2 gram bubuk jahe per hari dapat menurunkan gula darah peserta sebesar 12%.

Jahe juga memperbaiki HbA1c (penanda untuk kadar gula darah jangka panjang), terjadi penurunan hingga 10% selama periode 12 minggu.

Ada juga penurunan sebesar 28% dalam perbandingan apoB/apoA-I, dan penurunan sebesar 23% dalam penanda untuk lipoprotein teroksidasi. Keduanya merupakan faktor utama resiko penyakit jantung.

6. Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat

Tingginya kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) terkait dengan peningkatan resiko penyakit jantung, dan makanan yang anda makan setiap hari akan memegang peran penting terhadap tingkat kolesterol anda.

Dalam sebuah penelitian yang melibatkan 85 orang dengan durasi 45 hari, 3 gram bubuk jahe memberi pengurangan yang signifikan di sebagian besar penanda kolesterol

Hal ini didukung oleh sebuah penelitian pada tikus hipotiroid, di mana ekstrak jahe menurunkan kolesterol jahat sampai batas yang sama dengan obat penurun kolesterol atorvastatin.

Reference



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *