Apa Itu IP Address ? Pengertian dan Penjelasan Lengkap

 Admin |  Update 20 March 2017 |   0 Comment
apa itu ip address, pengertian dan penjelasan

IP Address (Alamat IP), singkatan dari Internet Protocol, adalah angka biner unik yang mengidentifikasi komputer dan perangkat lain pada jaringan TCP/IP.

Administrator (disingkat Admin) mengatur dan mengelola skema pengalamatan IP pada jaringan mereka. Sedangkan di internet, IP Address dikelolah oleh ISP (Internet Service Provider) dan CAS (central allocation system).

Fungsi IP Address

IP Address memberikan sebuah identitas ke perangkat yang ada di jaringan. Mirip dengan pengadaan alamat rumah atau bisnis, memberi lokasi fisik yang spesifik dengan alamat yang dapat diidentifikasi. Perangkat pada jaringan dibedakan dari satu sama lain melalui IP address mereka.

Misalnya, jika saya ingin mengirim paket ke teman saya yang ada di luar negeri, maka saya harus tahu alamat lengkap teman saya (sebagai tujuan dari paket yang saya akan kirim). Tidak akan cukup dengan hanya menulis nama penerima pada surat yang dilampirkan pada paket dan berharap paket tersebut akan sampai di tujuan. Seharusnya, saya melampirkan surat dengan alamat yang spesifik/lengkap pada paket yang akan dikirim.

Proses yang sama juga digunakan saat mengirim paket data melalui internet. Komputer Anda akan menggunakan DNS Server untuk mencari sebuah hostname untuk menemukan IP Address tujuan paket data akan dikirim.

Misalnya, ketika saya mengakses sebuah website, seperti www.jejakwaktu.com, pada browser, permintaan saya untuk memuat halaman akan dikirim ke DNS Server agar mencari hostname (jejakwaktu.com) untuk menemukan IP Address jejakwaktu.com. Tanpa mengetahui IP Address, komputer saya tidak akan mengetahui apa yang saya minta.

Versi IP (IP v2 dan IP v6)

Ada dua versi IP, yaitu IP versi 4 (IP v4) dan IP versi 6 (IP v6). Jika Anda pernah mendengar istilah ini, Anda mungkin tahu bahwa IP v4 adalah versi lama yang sekarang sudah ketinggalan zaman, sedangkan versi sementara IP v6 adalah versi IP upgrade.

Salah satu alasan kenapa IP v6 menggantikan IP v4 adalah karena IP v6 dapat memberi jumlah IP Address yang jauh lebih banyak. Dengan semua perangkat yang terhubung ke internet, penting diketahui bahwa setiap perangkat tersebut memiliki alamat yang unik yang disebut IP address.

IP v4 dapat menyediakan lebih dari 4 miliar IP Address unik (232). Meskipun ini merupakan jumlah yang sangat besar, namun masih belum cukup untuk dunia modern dengan semua perangkat berbeda yang digunakan oleh orang-orang untuk terhubung ke internet.

Coba pikirkan, Ada milyaran orang yang ada di bumi. Jika semua orang di planet ini hanya memiliki satu perangkat yang mereka gunakan untuk mengakses initernet, IP v4 tentunya masih cukup untuk memberi IP Address pada semua perangkat tersebut.

Di sisi lain, IP v6 mendukung 340 triliun, triliun, triliun alamat (2128). Ini berarti bahwa setiap orang di bumi bisa menghubungkan miliaran perangkat ke internet. Meskipun sedikit berlebihan, tetapi Anda dapat melihat seberapa efektif IP v6 memecahkan masalah ini.

Selain penyediaan IP Address yang lebih banyak, IP v6 juga memiliki manfaat tambahan seperti tidak ada lagi tabrakan IP Address yang disebabkan oleh Private Address, auto konfigurasi, tidak ada alasan untuk Network Address Translation (NAT), routing yang lebih efisien, administrasi lebih mudah, built-in privasi, dan masih banyak lagi.

IP v4 menampilkan IP address sebagai angka numerik 32 bit yang ditulis dalam format desimal, misalnya 207.241.148.80 atau 192.168.1.1. Sedangkan IP v6 yang memiliki triliunan alamat IP, ditulis dalam format heksadesimal, misalnya 3ffe:1900:4545:3:200:f8ff:fe21:67cf.

IP Address Public (Publik) dan Private (Pribadi)

IP address dapat bersifat Private, untuk digunakan pada LAN (Local Area Network). Atau bersifat Public, untuk digunakan pada internet atau WAN (Wide Area Network) lain. IP address dapat diberikan ke perangkat secara statis (diberikan secara manual oleh administrator sistem) atau dinamis (diberikan oleh perangkat lain pada jaringan secara otomatis apabila ada permintaan).

Singkatnya, IP address private digunakan “di dalam” jaringan, seperti yang Anda mungkin jalankan di rumah. Jenis IP address ini digunakan untuk menyediakan sebuah cara agar perangkat Anda dapat berkomunikasi dengan router Anda dan semua perangkat lain pada jaringan pribadi Anda. IP address private dapat diatur secara manual atau diberikan secara otomatis oleh router Anda.

Di sisi lain, IP address Puclic digunakan “di luar” jaringan Anda dan diberikan oleh ISP (Internet Service Provider). Jenis IP address ini merupakan IP address utama dimana jaringan rumah atau bisnis gunakan untuk berkomunikasi dengan seluruh perangkat jaringan yang ada di seluruh dunia (Internet). IP address Public menyediakan cara untuk perangkat di rumah Anda, misalnya untuk mencapai ISP, dan dengan demikian perangkat anda kemudian dapat mencapai dunia luar, yang memungkinkan perangkat untuk melakukan aktivitas seperti mengakses website, dan berkomunikasi langsung dengan komputer orang lain.

IP address (baik public atau private) yang diberikan oleh DHCP (dynamic host configuration protocol) disebut sebagai IP address dynamic (dinamis). Jika perangkat tidak memiliki atau tidak mendukung DHCP, maka IP address harus diberikan secara maniual, dalam kasus ini IP address disebut sebagai IP address static (statis).

Kelas IP Address

Pada IP Address versi 4, IP address dibagi menjadi 5 kelas, yaitu Kelas A, Kelas B, Kelas C, Kelas D dan Kelas E, sementara ini hanya Kelas A, B, dan C yang umum digunakan. Setiap kelas memiliki rentang IP address tertentu, yang ditunjukkan pada tabel berikut.

Kelas Rentang IP Address Dukungan
Kelas A 1.0.0.1 hingga 126.255.255.254 Mendukung 16 juta host di setiap 127 jaringan
Kelas B 128.1.0.1 hingga 191.255.255.254 Mendukung 65.000 host di setiap 16.000 jaringan
Kelas C 192.0.1.1 hingga 223.255.254.254 Mendukung 254 host di setiap 2 juta jaringan
Kelas D 224.0.0.0 hingga 239.255.255.255 Disediakan untuk kelompok multicast
Kelas E 240.0.0.0 hingga 254.255.255.254 Disediakan untuk penggunaan masa depan, atau untuk tujuan penelitian dan pengembangan

Share artikel ini dengan teman-teman Anda.


Artikel Terkait


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.